Senin, 19 November 2012


GAYA HIDUP SEHAT

PAGE 1    

Mengenal Penyakit Jantung
Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah.ketiga kategori penyakit ini tidak llepas dari gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.
Faktor-fakttor pemicu serangan jantung antara lain merokok, mengkomsumsi makanan berkolesterol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat.
Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk keruucut, berongga dan deengan basisnya di atas puncaknya dibawah. Apexnya (puncak) mirinng ke sebelah kiri. Berat jantung kirra-kira 300 gram. Agar jantung berfunngsi sebbagai peemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi secara berggantian.
Laju denyut-denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secra alami oleh suatu “pengatur irama”. Ini terdiri dari sekelompok secara khusus, disebut oduus sinotrialis, yang terletak di dalam dinding seerambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serrambi membuat keduanya berkontraksi secara serentak.arus listrik ini selanjutnya diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang pada gilirannya membuat bilik-bilik berkontraksi secara serentak.
Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya periode ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek, kira-kira 0,4 detik yang disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodul sinotrialus menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini setiap menit ketika jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yyang bekerja di luar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontrakksi-kontraksi otot jantung berirama yang disebut denyut jantung.
Faktor-faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner
Memasuki usia 45 tahun bagi pria.
·       Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dengan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
·       Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini ( sebagai akibat operasi).
·       Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.
Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil yang tidak normal.
Diabetes
Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.
Merokok
·           Risiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 45 kg kelebihan berat badan jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.
·           Tekanan darah tinggi (Hipertensi).
Kegemukan (Obesitas)
Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kkegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-llebih lagi.
Gaya hidup buruk
Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung dan menggantinya denngan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling tepat yang dapat diambil.
stress
banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yanng tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.
Serangan jantung
Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (mycocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke situ. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner terblokade selama beberapa saat, entah akibat spasme mengencangnya nadi koroner atau akibat pengumpulan darah thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya dipasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan bbaik segera setelah splasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi.
Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung  terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dallam beberapa jam saja dan bagian otoot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.
Gejala seranggan jantung
Gejala-gejala ini untuk setiap orang bisa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak di bagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering di salah artikan sebagai gangguan pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali.
Dalam hal ini satu-satunya cara yang memungkinkan terdeteksinya sebuah serangan jantung adalah kketika harus menjalani pemeriksaan ECG untuk alasan lain yang mungkin tidak berkaitan. Dipihak lain, serangan jantung mungkin menghadirkan rasa nyeri paling buruk yang pernah dialami rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali dan rasa ketakutan bahwa ajal sudah mendekat. Juga mungkin merasa lebih nyaman bila duduk dibanding bila berbaring dan mungkin nafas begitu sesak sehingga tidak bisa santai. Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah, bahkan yang lebih parah yaitu ketika sampai kolaps dan pingsan.
Ada beberapa gejala yang lebih spesifik, antara lain :
Nyeri
Jika otot tidak mendapatkan cukup darah atau suatu keadaan yang disebut iskemi, maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan keram atau kejang. Angina  merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan bernta nyeri atau ketidak nyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darrah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).
Sesak nafas
Merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).

Kelelahan atau kepenatan
Jika jantung tidak efektif memompa maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
Palpitasi (jantunng berdebar-debar)
Pusing dan pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.
Tanda-tanda peringatan dini
Bagaimana pun, salah sekali bahwa sebuah serangan jantung datang seperti petir di siang bolong. Serangan jantung adalah puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kkejutan-kejutan emosional, kekacauan fisiologis dan kelelahan mental. Tanda-tanda peringatan dini begitu subyektif dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara obyektif masih bisan mengabaikannya.
Diagnosis
Berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan, seorang dokter dapat membuat perkirakan yang nalar tentang apakah gejala-gejala itu tentang apakah gejala-gejala itu mengisyaratkan serangan jantung atau tidak. Kecurigaannya mungkin diperkuat oleh penampilan si penderita , tingkat tekanan darah dan bunyi detak jantung. Dokter mungkin akan mengirimnya kepemeriksaan ECG dan uji darah, tetapi bila masih merasakan nyeri dokter barangkali akan memberi suntikan penghilang rasa nyerri sebelum pemeriksaan itu.
Ini karena nyeri yang menakutkan dapat membawa kejurang yang lebih dalam, yang bisa menyebabkan gejjala jantung. Nyeri itu juga dapat menimbulkan dampak psikologis jangka panjang. ECG pertama mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda serangan jantung dan mungkin pemeriksaan itu harus diulang. Kadang-kadang uji yang kedua pun masih tidak menunjukkan perubahan, dan selama hal ini diagnosis akan bergantung pada pemeriksaan darah. Jantung, seperti semua sel tubuh lain, mengandung bahan-bahan kimia khusus yang disebut enzim. Ketika sel-sel jantung mengalami kerusakan sel-sel, enzim-enzim yang dilepaskan beredar bersama aliran darah. Setelah sebuah serangan jantung, kadar sebagian enzim ini langsung naik, ttapi selanjutnya enzim-enzim tersebut lekas mengurai dan karena itu tida terdeteksi lagi seteelah sehari atau dua hari, ada enzim yang baru dilepaskan beberapa jam atau beberapa hari kemudian tetap tinggal didalam darah selama  beberapa hari atau selama beberapa minggu.
10 anggapan salah tentanng penyakit jantung
1.      Penyakit jantung hhanya terjadi pada orang gemuk saja
2.      Penyakit jantunng tidak bisa pada anak atau orang muda.
3.      Wanita terbebas dari penyakit jantung
4.      Penyakit jantung hanya satu macam
5.      Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung
6.      Tidak ada hubungan dengan serangan stroke.
7.      Penyakit jantung merupakan penyakit keturunan
8.      Penyakit jantung tidak dapat dicegah
9.      Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan
10.   Penyakit jantung muncul sebab sering mengkomsumsi menu jantung pisang.
Preventif/Pencegahan
Mulailah huruf sehat dengan berhenti merokok, menghindari komsumsi makanan berkolestrol tinggi, melakukan aktivitas fisik yang teratur, berolahraga teratur , mengelola stres, dan istirahat cukup. Namun itu semua belum menjamin kita terbebas dari masalah ini, suplemen yang aman dapat dikomsumsi untuk membantu memenuhi asupan nutrisi yang diperlukan. XAMthoneplusÒ dapat membantu mencegah penyakit yang berhubungan dengan kardivaskuler dan membantu penyembuhan penyakit jantung. Xanthone yang terkandung dalam buah manggis mampu menjaga kesehatan jantung. Beberapa khasiat Xanthone berdasarkan penelitian dari para ahli di Amerika Serikat, Jepang, Singapura dan Indonesia mengenai manggis:
1.    Membantu mencegah penyakit jantung. Xanthone menetralisir radikal bebas yang merupakan sumber dari proses peradangan.
2.    Memperkuat pembuluh darah, meingkatkan aliran nutrisi ke sel-sel tubuh.
3.    Menurunkan koletrol LDL. Karena manggis mencegah kerusakan akibat radikal bebas, maka mungkin sekali membantu menurunkan oksidasi LDL dalam darah.
4.    Menurunkan tekanan darah tinggi. Manggis mempunyai kemampuan untuk memperkuat otot jantung dan membantu  anda menurunkan berat badan yang akan membantu menurunkan tekanan darah.
5.Membantu mencegah arteriosclorosis. Efek antiperadangan. Manggis dapat menurunkan plak-plak yang terbentuk pada dinding-dinding pembuluh darah .

PAGE 2

Tahukah Anda apa yang disebut
dengan penyakit kronik degeneratif?

Penyakit yang paling berbahaya pada saat ini bukanlah penyakit yang berasal dari kuman dan virus, tetapi berasal dari kerusakan sel dalam tubuh manusia.
Tahukah Anda sampai hari ini tidak ada cara untuk menyembuhkan penyakit kronik degeneratif tersebut?
Menurut data tahunan (WHO) World Health Organisation, badan PBB yang membawahi kesehatan dunia, penyakit jantung, penyakit kanker, penyakit diabetes, penyakit stroke dan penyakit kronik lainnya telah membunuh lebih dari 24 juta orang setiap tahunnya, dan penyakit-penyakit itu akan terns menghadirkan penderitaan serta mengakibatkan jutaan manusia dalam keadaan tidak berdaya pada masa-masa yang akan datang.
Namun 1 hal yang perlu Anda pahami dan ketahui bahwa penyakit degeneratif bisa dicegah !
Masyarakat pada umumnya masih beranggapan bahwa penyakit kronik merupakan penyakit yang diakibatkan oleh umur yang semakin tua dan penyakit-penyakit itu tidak dapat dicegah. Tetapi seyogyanya kita harus menyadari bahwa "usia tua" tidak bermakna sakit atau penyakitan. Untuk mencegah penyakit degeneratif, kita harus menerapkan pola makan yang seimbang, aktivitas fisik teratur seperti olah raga dan cara hidup sehat secara keseluruhan.
Tahukah Anda bahwa penyakit-penyakit degeneratif setiap saat mengancam hidup kita?
Beberapa Penyakit Yang Mengancam hidup kita
Penyakit serangan Jantung, Kanker, Stroke, Kencing Manis, Gagal ginjal, Artritis, Obesitas, Alzheimer, Mystenia Gravis, dll
Mungkinkah Anda berikutnya? Sebuah pertanyaan yang perlu Anda jawab dengan menjalankan pola hidup sehat, kedepankan filosofi Mencegah jauh lebih balk daripada menyembuhkan/ mengobati
Tahukah Anda penyebab penyakit-penyakit degeneratif tersebut? PENYEBABNYA ADALAH RADIKAL BEBAS (FREE RADICALS)
Menurut ilmuwan lebih dari 10,000 radikal bebas menyerang sel-sel tubuh kita setiap hari. Radikal bebas ialah atom atau molekul yang sangat aktif dan tidak stabil karena mempunyai satu elektron yang tidak berpasangan dalam strukturnya. Untuk menjadi stabil, atom atau molekul ini perlu mendapatkan satu elektron. Caranya ialah dengan mencuri satu elektron dari molekul lainnya dan molekul yang dicuri elektronnya ini pun
akan menjadi radikal bebas karena is tidak stabil lagi. Untuk mengembalikan kestabilannya, molekul kedua ini akan mencuri lagi elektron dari molekul lainnya dan proses ini akan terus berlangsung yang pada akhirnya akan membentuk mata rantai radikal bebas. Mata rantai radikal bebas ini akan merusakmolekul yang sehat dan hal ini akan membawa kerusakan bertahap dan berkelanjutan pada sel dalam tubuh kita.
Dari mana datangnya radikal bebas? Faktor Eksternal / dari luar tubuh:
1.    Mengonsumsi makanan cepat saji atau instant yang meng¬gunakan pengawet, perasa, pewama sintetis, makanan berlemak atau yang digoreng dan dibakar serta diasap (sate atau ikan bakar).
2.    Kebiasaan merokok, sebatang rokok melepaskan 3 trilliun radikal bebas dalam sistem peredaran darah kita.
3.    Bahan kimia sintetis, toksik/racun serangga, pestisida, peng¬gunaan obat-obatan dalam jangka panjang, dll.
4.    Suka mengonsumsi minuman beralkohol.
5.    Sinar Ultra Violet.
6.    Pencemaran alam sekitar misalnya pencemaran udara, air, dll. Faktor Internal / faktor dari dalam tubuh:
Faktor internal/faktor dari dalam tubuh:
Faktor psikis akibat tekanan / depresi / stres dari berbagai macam persoalan hidup. Faktor psikis ini tidak mengenal strata sosial, usia, latar belakang, suku, agama dan ras. Orang kaya atau miskin, berpendidikan atau tidak berpendidikan, semuanya bisa mengalami tekanan secara psikis. Ketika tubuh seseorang mengalami intimidasi dan tekanan maka penyakit degeneratif akan semakin mudah menghampirinya. Perlu diketahui bahwa salah satu obat yang paling mujarab untuk menyembuhkan penyakit adalah sejauh mana kita bias mengatasi tekanan mental atau psikis.
Produksi radikal bebas berlaku sepanjang wakttu selama kehidupan ini masih ada dan sulit untuk dikendalikan. Dunia pengobatan telah menemukan banyak sekali suplemen makanan dan minuman yang mengandung antioksidan untuk mencegah radikal bebas. Pertanyaannya, mengapa sampai hari ini radikal bebas penyebab penyakit degenerative masih terus merajalela? Di Amerika Serikat misalnya, angka penderita jantung, kanker, stroke dan diabetes menunjukkan grafik yang meningkat dari tahun ke tahun. Bagaimana dengan Indonesia ! realitanya mengantar Indonesia akan menuju Negara yang penduduknya banyak menderita kanker karena pola makan dan sinitasi yang buruk.
Faktor keturunan/Genitas
Factor ini menjadi momok menakutkan bagi orang yang menderita penyakit degenerative karena keturunan atau gen dari orang tuanya. Beberapa pakar kesehatan di dunia menyarankan kepada mereka yang mengalami hal tersebut, agar tidak perlu cemas dengan faktor ini, karena sesungguhnya semua bias dicegah. Kemajuan dunia pengobatan medis maupun herbal semakin membantu mereka dalam mencari dan menemukan cara pencegahan dan pengobatan yang terbbaik intinya PENCEGAHAN.

Operasi Kanker Payudara Masih Ditakuti
Kata operasi terlebih lagi pada penderita kanker payudara seperti pada suatu horor yang sangat menakutkan. Hal tersebut sangat disayangkan pasalnya di Indonesia kanker payudara menduduki posisi kedua dibawah kanker rahim seabagai penyebab kematian tertinggi pada wanita.
Menurut Dr. Walta Gautama, SpB((K) OnK, Divisi Bedah RS Kanker Dharmais, penyebab utama pasien merasa takut untuk dioperasi adalah kurangnya pengetahuan tentang operasi.
“Pasien tidak mmengetahui operasi jenis apa yang cocok untuk penyakitnya. Pasien bertanya apa yang dilakukan dokter saat operasi. Semua itu membuat pasien cemas karena tidak mempunyai gambaran mengenai situasi yang akan dihadapi setelah operasi,” ujarnya Dallam penyuluhan operasi kanker payudara di RS. Kanker Dharmais, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan data dari RS. Kanker Dharmais, jumlah pasien kanker payuudara yang datang dalam stadium III adalah 13, 42 persen, stadium III sebesar 17 persen dan stadium lanjut 29,98 persen.
Galta menyayangkan hal tersebut, pasalnya jika pasien dating dengan stadium yang sudah lanjut akan semakin sedikit pilihan operasi bagi pasien.
Ia mengatakan, pasien tidak perlu merasa takut menghadapi operasi kanker payudara. Sebelum operasi,pasien pasti akan menjalani pemeriksaan mendalam. Keputusan jens operasi yang akan dijalani juga diambil berdasarkan hasil diskusi tentang kelemahan dan keunggulan operasi serta kesesuaian dengan jenis dan staging kanker pada pasien. “Jadi tidak asal operas,” ucapnya.
Dikatakannya, secara garis besar terdapat dua jenis operasi untuk kanker payudara yaitu Mastektomi dan Breast Conserving Therapy (BCT). Teknik ini digunakan untuk mengangkat jaringan payudara sambil berusaha mempertahankan sebagian payudara, putting dan areola. Operasi BCT dilakukan juga dengan pengangkatan kelenjar getah bening akisla dan dilanjutkan dengan radiasi.
Operasi ini cocok untuk kanker payudara stadium dini kecuali kanker yang letaknya di tengah payudara. Teknik yang kedua adalah Mastektomi, operasi ini mengangkat seluruh jaringan payudara, putting dan seluruh pengangkatan geth bening aksila. Mastektomi sendiri terbagi lagi menjadi beberapa macam. Yang pertama adalah mastektomi radikal, yaitu mengangkat seluruh otot dada dan kelenjar getah bening aksila. Kemudian luka operasi ditutup dengan tandur kulit. “Teknik ini mulai ditinggalkan, karena hasilnya sangat buruk secara kosmetik,” kata dia. Teknik Masektomi lainnya, kata Walta adalah skin sparing mastectomy. Operasi inimenyisakan kullit payudara. Skin sparing mastectomy ini banyak dilakukan bagi para pasien yang ingin menjlani rekonstruksi payudara.
 Waktu yang digunakan untuk operasi skin sparing mastectomy ini lebih lama daripada operasi biasa. Jika operasi biasa memerlukan waktu dua jam, teknik ini membutuhkan 4 jam dalam pengerjaannya. “Itu disebabkan luka yang dibuat kecil. Jadi pengeluaran jaringan payudara membutuhkkan waktu yangn lama,” kata dia.

http://xamthonedasyat.com/artikel-kesehatan/info-penyakit/47-artikel-gaya-hidup-sehat.html?start=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar